Jumat, 19 Oktober 2012

Taujih ust. Yusuf Mansyur (Islamic parenting I)

( KELUARGA ) PUTRIKU BERJILBAB - Selaku orangtua, kita merasa bahagia manakala kita menyaksikan putri-putri kita berjilbab, anggun dan begitu terjaga hingga dewasa, amin. Oleh karenanya, agar anak tidak merasa berat dalam mengenakan hijab syari saat ia menginjak usia baligh, maka perlu adanya usaha orangtua untuk membiasakan anak berjilbab sejak dini.
Bukan dikasih dorongan kepada hal-hal yang me...
njauhkan mereka dari nuansa menutup aurat,

Rasulullah Shalallaahu Alaihi Wasallam mengkhususkan shalat di antara ibadah lainnya dikarenakan shalat merupakan tiang agama. Sedangkan hijab itu seperti shalat, hukumnya wajib bagi setiap Muslimah dengan perintah yang jelas dari Allah dan Rasul-Nya

Pahamkan kepada anak bahwa berjilbab sama artinya taat kepada Allah dan Rasul-Nya karena ia telah menunaikan salah satu perintah Allah Taala. Dan,

Allah telah berfirman : Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. (Al-Ahzab [33] : 36)

Orangtua akan dimintai pertanggungjawaban perihal pendidikan anaknya. Nabi Shalallaahu Alaihi
Wasallam bersabda: Ingatlah, tiap-tiap kalian adalah pemimpin, dan setiap orang dari kalian akan ditanyai tentang yang dipimpinnya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Kenapa sih perlu merawat gigi anak ???




       Masih banyak diantara para orang tua yang berfikir, tidaklah terlalu penting tuk merawat gigi anak dan berfikir, toh giginya akan berganti nantinya, jadi kenapa perlu repot “berantem” dengan anak tuk nyuruk sikat gigi".
    Ada beberapa hal yang perlu diketahui para orang tua, kenapa sih si gigi susu itu perlu tuk diperhatikan. Ini dia alasannya:
1.      Gigi susu dan gigi tetap memiliki perbedaan stuktur. Pada gigi susu karena memiliki struktur organik yang lebih banyak maka kekuatan gigi susu lebih rendah dibanding gigi tetap. Akibatnya gigi susu lebih mudah dan cepat terjadi lobang gigi. perbandingannya pembentukan lobang gigi pada orang dewasa/gigi tetap memakan waktu tahunan tapi pada anak/gigi susu hanya memakan waktu hitungan bulan. Karena kurangnya kekuatan gigi susu, maka usaha tuk meng"aman"kan si gigi susu harus lebih telaten dan disiplin.

2.      Gigi yang berlobang, bisa menyebabkan sakit gigi, bahkan gusi dan pipi bisa menjadi bengkak karena infeksi. Anak yang mengalami gigi berlubang yang dalam sampai mengenai pulpa gigi pasti akan merasakan rasa sakit ini, dan melihat anak kita sakit adalah penderitaan juga buat kita para orang tua. Apalagi jika itu akibat ketelodoran kita sendiri sebagai orang tua. Yang terkadang "ngeles" karena sibuk lah, ini lah, itu lah dan ujungnya menyalahkan anak karena terlalu banyak makan permen,coklat,dll. Padahal jika kita renungkan lebih lanjut, kitalah yang membentuk kebiasaan anak kita.

3.      Gigi susu adalah gigi penuntun gigi tetap. Gigi susu berjumlah 20 buah, dan gigi tetap 32 buah, artinya ada 20 buah gigi tetap yang menggantikan gigi susu. dan 20 buah gigi susu ini petunjuk jalan pada saat tumbuhnya gigi tetap, Kan tidak pernah kan kita lihat gigi susu yang posisinya miring, atau keluar dari jalur gusi.  Maksudnya, jika terjadi pencabutan dini pada gigi susu, maka gigi tetap akan akan tumbuh menyimpang dari jalur seharusnya dan terjadi yang biasanya disebut gigi berlapis. Dan tren gigi ginsul sudah berlalu, yang menjadi highend tren saat ini adalah gigi yang tersusun rapi sesuai dengan jalurnya :D

4.      Gigi yang berlubang, secara estetetis tidak enak dipandang dan sering sekali juga disertai bau mulut. Seiring dengan pertumbuhan anak, mereka juga bersosialisasi seperti kita orang dewasa. Sama seperti kita juga, anak pasti akan merasa malu, jika keadaan gigi berlobang, berwarna kehitaman. Mungkin teman-temannya akan mengejek nya,dll. Jangan sampai hal yang kita anggap sepele ini, membentuk karakter anak menjadi pribadi yang minder dan kurang percaya diri.

Jargon " Mencegah jauh lebih baik dari mengobati " pasti akan terus akan berlaku. Termasuk 
dalam menjaga kesehatan gigi anak-anak kita. Semoga mereka selalu dapat selalu memberikan senyuman terbaiknya buat kita, orang tuanya... who loves them, always...

Sabtu, 13 Oktober 2012

Thifa and the boots (part I)

     2 foto diatas tu foto jadul sebenarnya, foto sekitar 2 tahun yang lalu. tapi suka banget ama foto ini karena keliatan thifa fit banget dengan boots nya. Seneng banget ketika abi thifa punya ide beliin thfa boots, tujuannya si biar bisa nemeni abi ngebabat rumput di belakan rumah. dan ternyata emang berguna banget plus cute juga. Harganya murah meriah lagi cuma 30 ribu rupiah saja :D.Sekarang si boots merah ini sudah tidak tahu dimana keberadaannya, karena sudah kekecilan jadi terlantar deh dia (jangan sedih ya boots)
     3 hari yang lalu baru beli lagi boots buat thifa warna ijo. Harga tetep yang 30rb (emak-emak irit). sempat ngiler mau beliin thifa boots keren di internet, tapi harganya buat kecil hati (400rb). Mengingat perkembangan kaki thifa yang bisa naik nomer gak sampe setaun sekali jadi mundur teratur deh kita. Tapi foto si boots hijau belum bisa upload, belum dipindahin ke lappy...

Selasa, 25 September 2012

Baby when your gone...

Baby when your gone...
I think that i'm in love....

Dalam waktu 3 minggu ini, abi thifa dah 2 kali berangkat. Baru nyampe dirumah seminggu dah berangkat dinas luar lagi. Jadwalnya si cuma 3 hari, tapi plus perjalan darat via feri jadi tambah 2 hari, plus ngikutin jadwal feri jadi kloplah 1 minggu..
Banyak hal yang dirindukan ketika abi pergi... we miss u abi..

Sabtu, 11 Agustus 2012

Teman-Teman thifa yang telah pergi - part 1

Add caption
1. Awik, Putri dan Aura , Ketiga bersaudara ini hampir 2 tahun menjadi tetangga kami. Tapi karena P' Abdi orang tua mereka pindah tugas jadinya tinggal kami satu-satunya penghuni rumah dinas puskesmas ini. Sempat sedih juga ketiga sekawan ni pergi karena awik dan thifa akrab banget dan kehilangan suasan meriah ketika mereka datang kerumah (meriah berantakannya hehehe..)   Moga kita bisa ketemu lagi ya b'awi, k' putri dan dek Aura






Jumat, 10 Agustus 2012

Berkunjung ke museum tsunami



        
 Bulan mei lalu abi thifa ada tugas dinas luar ke banda aceh. Berhubung dah lebih 3 bulan bertapa di pulau, jadi dah terasa  bosannya. Akhirnya kami ngikut deh.Ini adalah momen ke tiga kami berkunjung ke museum tsunami. Dua kali pertama kami tidak berhasil masuk karena terlupa bahwa museum ini tidak buka di hari jum’at. Museum tsunami diresmikan tahun 2009 ini memiliki arsitektur yang sangat menarik karena bentuknya seperti gulungan air raksasa. Untuk masuk, tidak dikenakan biaya
tapi tidak diperbolehkan membawa tas, Hanya dompet kecil beserta kamera yang bisa dibawa
Lantai Pertama
 Ruang pertama yang dilewati adalah lorong gelap gelombang tsunami  dengan ketinggian 40 meter ,efek air jatuh dan alunan ayat Al-Qur’an . Thifa yang awalnya ceria tiba-tiba minta digendong karena merasa takut. Saya juga agak merinding melewati ruangan ini karena memang terasa mencekam . Sampai di ujung lorong, terdapat ruangan seperti cerobong semi gelap dengan tulisan Allah di punjaknya. Pada dindingnya tertulis nama-nama korban tsunami 2004.
Lantai ke-dua

Di bagian ini terdapat ruangan audiovisual dimana kita bisa melihat penayangan film gempa dan tsunami  24 desember 2004 selama 15 menit. Diruangan yang lain terdapat foto-foto dan artefak kejadian tsunami. Seperti terdapat jam mati menunjukkan pukul 8.17 ketika kejadian gempa terjadi.  Artefak lainnya seperti miniatur orang-orang yang sedang menangkap ikan di laut dan berlarian menyelamatkan diri saat gelombang melebihi tinggi pohon kelapa menerjang mereka. atau bangunan-bangunan rumah yang porak-poranda oleh gempa sebelum datang air bah “membersihkannya”.
Lantai ke-tiga

Pada bagian ini dikhususkan untuk bagian IPTEK. Disini terdapat bermacam-macam pengetahuan tentang gempa dan tsunami mulai dari foto, miniature rumah tahan gempa,maket tata ruang kota yang ideak tuk daerah rawan gempa dan tsunami, simulasi gempa dengan skala richter yang bisa disesuaikan dan berbagai pengetahuan geologi lainnya. Ini adalah bagian yang paling menyenangkan buat thifa thifa karena sangat interaktif dan edukatif.  Favoritnya adalah bola dunia raksasa :D
Lantai ke-empat
Di lantai ini tempat tuk membeli souvenir khas aceh. Mulai dari dendeng aceh, rencong, bros pintu aceh,dll. Disini juga tersedia mushollah dan foodcourt. Karena ketika kami sampai ruangan ini waktu menunjukkan pukul 12.30 dan museum harus tutup sementara tuk waktu istirahat jadinya tidak bisa banyak keliling di lantai ini
Ketika keluar gedung yang tertutup kita melewati jembatan yang dibawahnya terdapat kolam dengan banyak ikan hias di dalamnya. Pada pinggiran kolam terdapat 52 batu-batu yang bisa dipakai untuk duduk dan di batu-batu tersebut terdapat lambing Negara-negar yang member batuan pada aceh dalam masa rekonstruksi pasca gempa-tsunami 24 desember2004.
Urban mama-papa yang berkunjung ke banda aceh jangan lupa sempatkan ke museum tsunami karena banyak hal bisa didapat disini. Selamat berlibur ^^

Jumat, 03 Agustus 2012

Menginap di rumah uning

thifa & uning tazkiyah ketika liburan ke lintau

     Mulai dari kemarin siang, thifa sudah heboh minta dianterin kerumah uning takiyah. Tapi karena keadaan tidak memungkinkan permintaan thifa itu baru bisa dipenuhi malam hari nya. Di mobil, thifa dan abi paan sudah buat perjanjian bahwa kunjungan hari ini hanya sebentar saja. Thifa pun sudah berkata "ok bi" dengan mata berbinar-binar.
    Uning (artinya kk' dalam bahasa jameh) alias tazkiyah husmariani adalah sepupu thifa, anak dari kakak abi paan. Umurnya 5 tahun tanggal 10 agustus ini. somehow..thifa dekat sekali bahkan bisa dikatakan dia mengidolakan tazkiyah. mau sekolah seperti uning, beli tas seperti uning, duduk seperti uning,dll. Selama itu benar kami g' mempersalahkannya. Kami juga sayang uning seperti anak sendiri.
  Kembali ke kunjungan di rumah uning. ternyata tidak bisa dilakukan sebentar, karena melihat thifa dan uning sepertinya asik sekali bermain, jadi kami biarkan sampai jam 10. tetapi ketika waktunya diajak pulang, thifa nya g' maupulang... eing ing eng " Thifa g' mau pulang. thifa mau bobok ama uning. Abi dan bunda pulang aja sekarang". GLek... setelah termakan bujukan thifa dan uning, akhirnya kami mengizinkannya tidur dirumah uning..dan bunda cipi dengan mata berkaca-kaca pun pulang....
   Tapi belum sampai 30 menit kami pulang.Lang, mba nya thifa telfon "k' thifa nangis, mau sama bunda katanya. kk' jemput lagi kami ya". Kami pun langsung meluncur ke rumah uning. Ternyata uning sudah tidur. thifa keluar rumah dengan terisak-isak."G enak rumah uning ni, mau sama bunda aja"... Dasar anak-anak >_<